Pages

Subscribe:

Selasa, 20 Maret 2012

Dialog Islam-Kristen Mp3

            Subhanallah, seorang jemaat agama Kristen yang taat beragama masuk islam karena mempelajari hal-hal mengenai islam. Namun, umat islam sendiri sekarang sedang dilanda moral yang luar biasa merosot.
            Berikut rekaman dialog itu. Download di sini.

Program 'Planetarium Gold' untuk Rukyatul Hilal

              Adalah suatu program yang menghitung ukuran derajat bulan ketika melakukan rukaytul hilal. Program ini sangat cocok bagi para siswa atau santri yang ingin melakukan praktek rukyatul hilal, selain menghitung sendiri dengan ilmu falak.

Ramalan Jawa Horoskop

            Ba’da shubuh seperti ini, tangan rasanya pingin otak-atik blog ini ajha. Pingin share dan berbagai kepada para pengunjung dunia maya. Oke langsung saja, saya mempunyai koleksi aplikasi yang terbilang ‘unik’. Bagaimana tidak, ketika pertama kali mendapat file tersebut dari teman, saya sedikit tertawa, karena di era modernisasi dan digital ini, ramalan ternyata masih ada. Dan RamalanPrimbon Jawa Horoskop ini buktinya. Dan program atau aplikasi karangan Johan Wijanarko tersebut sangat membantu teman-teman saya ketika menggarapa tugas falak (perhitungan kalender hijriyah).


Tutorial percantik tampilan 'Screen Sever' PC

     Ketika kita break sejenak saat menggunakan PC kita, baik yang sedang mengerjakan tugas atau aktifitas lainnya, tentu tampilan screen sever pada windows akan muncul. Itu jika diaktifkan.
    Nah untuk mempercantik tampilan screen sever tersebut ada aplikasi animasi 3 D (Dimensi) bernama Aquarium Dekstop. Ketika aktifitas penggunaan PC berhenti sejenak, kurang lebih 1 menit (tergantung pengaturan), maka seketika itu aplikasi akan muncul.
                Dapatkan dan download file rar.nya di sini. Semoga bermanfaat!!!


Senin, 19 Maret 2012

Bangkit Melawan Gempuran Globalisasi

Bangsa kita, indonesia, khususnya pulau jawa, memiliki kekuatan yang maha dahsyat. Dan kita tahu akan hal itu. Kekuatan yang melebihi senjata di zaman modern saat ini. Sebut saja kanuragan. Mayoritas penduduk pulau jawa khususnya, dan di seluruh tanah air umumnya, pastilah mempunyai ilmu yang kebanyakan beraliran ilmu hitam itu. Belum lagi ilmu bela diri yang sudah menjadi budaya dari nenek moyang. Kalau dibandingkan tanknya orang Israel, atau rudalnya orang Amerika, pastilah kita dapat menahannnya. Bahkan kita mampu  melawannya. Kita tinggal mengembalikan rudal yang mengarah ke negeri kita itu kembali ke tangan tuannya. Dengan apalagi kalau bukan dengan ilmu kanuragan.
Contoh, dulu sewaktu Gus Dur mau dilengserkan dari kursi kepresidenan. Seluruh pendukung Gus Dur di seluruh pelosok negeri datang ke Jakarta. Dan kebanyakan yang datang tersebut adalah orang-orang desa. Mereka berangkat dari daerah masing-masing dengan berbekal ilmu yang telah mereka miliki. Sebelum berangkat mereka terlebih dahulu mengisi diri dengan berbagai ilmu kekebabalan. Dengan cara yang bermacam-macam. Mulai dari rendam diri, bertapa, hingga pati geni. Semua disiapkan untuk menghadapi dan menahan dan melawan senjata-senjata modern yang serba canggih nan mematikan.

HP, antara Dhorurot dan Maslahat

Handphone, atau yang lebih akrab di telinga kita dengan sebutan HaPe mungkin bukan lagi hal yang istimewa di depan mata kita. Semua orang, dari berbagai kalangan dan dari berbagai bilangan umur, muda, tua, kaya, miskin, pas-pasan, mahasiswa, siswa, dosen dan lainnya pastilah mereka mempunyai alat telekomunikasi tersebut. Dari rakyat jelata yang kesehariannya berjualan bakso atau tukang becak hingga ke Pak Presiden rasanya sudah tidak bisa dilepaskan dari alat telekomunikasi bertubuh mungil itu. Mulai dari yang hanya “sekedar punya” hingga memang benar-benar kebutuhan pokok yang tak bisa dikurangi asumsinya. Itulah HP, suatu benda mini buatan manusia tersebut serasa makhluk baru yang sedang berkembang biak.

Membongsai Pendidikan Dengan Konsep Islam

Oleh; M. Fajar as-Sundawy         
Abstrak: Indonesia adalah Negara yang mayoritas penduduknya beragama islam, bahkan tebesar di dunia. Namun pernahkah kita berfikir, seberapa luas ajaran Islam yang diajarkan di dalamnya? Baik dalam tatanan kepemerintahan, lebih-lebih dalam masalah pendidikan. Pendidikan yang diberikan kepada anak bangsa orientasinya justru terfokus pada nilai-nilai intelektual, tidak sedikitpun kurikulum yang diterapkan memberi porsi  akan pentingnya nilai spiritual bagi seorang pelajar. Ironisnya, masalah-masalah yang tidak diharapkan bermunculan, seperti : Kasus perkelahian antar pelajar, free sex yang mendominan di kalangan pelajar, dekadensi moral, dan sebagainya.

Kiat Menuai Keberhasilan

            Hidup di era modernisasi seperti saat ini, kita sebagai manusia selalu dituntut untuk hidup lebih maju. Semua orang dituntut untuk lebih pintar dalam menyikapi hidup. Tak ayal jika semua orang berlomba- lomba untuk mengejar kepuasan yang Ia dambakan. Namun, dari sini kita masih akan disuguhi kembali dengan dua kemungkinan. Apakah jerih payah yang kita kerjakan akan membuahkan hasil atau malah membuahkan sebuah kerugian.
            Misalkan, ada seseorang yang pintar hendak mengawali karir bisnis dalam hidupnya. Sudah jadi barang tentu orang ini akan memikir, menimbang dan menela’ah antara baik dan buruknya pekerjaan tersebut, untung dan ruginya bahkan resiko yang akan Ia hadapi ketika menjalankan pekerjaan yang Ia geluti. Setelah pemikiran telah matang dan prospektif kedepan telah jelas.
Ada lagi seseorang yang telah sukses dalam berbisnis menawarinya kerja sama, dengan cara orang yang telah sukses memperkerjakan orang yang pintar tersebut dan membayarnya.


Unit Penerbitan dan Majalah (UPM)

          
      Merupakan salah satu sub Bidang yang dielu-elukan karena mampu mendongkrak nama OSMAS (Organisasi Siswa Madrasah Salafiyah) pada umumnya, dan terutama nama Salafiyah khususnya, dengan menerbitkan karya santri berupa Majalah Da’watuna.

Koleksi MP3 aL-Banjary



1. IQMA-Shollallahualaih
2. Banjary eL-Salafy (Salafiyah-Pasuruan) 
3. eL-Salafy VS Bayt al-Hikmah
4. Mahbubin Lamma bada

Kamis, 15 Maret 2012

Gerakan Seribu Wudlu', kenapa tidak?

Pada tau kan, sponsor atau iklan berdurasi singkat yang diperakasai oleh salah satu operator selular, XL. Yakni, Sejuta mawar untuk marwan. Ya, dalam kisah singkat dalam iklan diceritakan si Marwan yang jatuh hati pada Mawar, berusaha untuk meminang lewat orang tuanya. Namun, untuk menyetujui hubungan keduanya, si Ayah Mawar menyaratkan kepada Marwan agar membawa Sejuta mawar.

Rekan Marwan yang melihat lemas dirinya setelah 'kejatuhan' syarat dari Ayah Mawar yang bagi Marwan terbilang sulit, mencoba 'bertindak'. Lewat jejaring sosial Facebok, dia mengajak para teman-temannya di seluruh pelosok negeri untuk mengumpulkan Mawar. "Bantu yuk. Sejuta mawar untuk Marwan". Dan para teman-temannya pun merespon dengan baik dan membawa 'pasukan' pembawa Sejuta mawar. Walhasil, cinta Marwan diterima dan direstui orang tua Mawar.

Sabtu, 24 Desember 2011

Pak SBY, Berantas Koruptor !!!

Kasus korupsi hingga kini masih marak terjadi dikalangan pejabat atau petinggi Negara. Pelakunya pun berfariasi, mulai pejabat tertinggi hingga yang kelas bawahan, seperti Kades, Camat, serta sebangsanya. Seolah hobi baru para pejabat adalah korupsi.

Nah, betapa rakyat tak marah ataupun geram dengan perlakuan bejat para pemimpin mereka itu. Uang yang dikorup untuk keperluan baik pribadi atau keluarga mereka tersebut adalah uang rakyat, dari hasil pemungutan pajak dan untuk perawatan, pembenahan dan lain sebagainya.

Kalo sudah begitu, imbasnya tidak hanya kepada rakyat saja. Contohnya Sat Pol. PP salah satu Satuan Penertib Negara, seperti yang diberitakan (Jawa Pos, 06/05) kemarin, kesulitan menertibkan reklame, baliho, maupun sponsor karena harus cekcok dulu dengan pemilik yang belum bayar pajak untuk perpanjangan masa berlaku. 

Betapa tidak alot untuk  sekedar membayar pajak (bagi orang mampu/Perusahaan), wong uang yang akan bayarkan juga ujung-ujungnya  menjadi korban para tikus-tikus Negara. Dan itu sudah menjadi rahasia umum Negara Indonesia tercinta.

Hal lain akibat kerakusan dan keserakahan koruptor bukan hanya mengenai pelanggaran peraturan-peraturan atau perundang-undang yang telah berlaku. Namun, keselamatan rarusan jiwa rakyat Indonesia menjadi taruhannya. Lihat saja proyek Jalan Raya, Jembatan, dan lain-lain yang menjadi sarana masyarakat sama sekali tak sempurna pelaksanaannya, bukan karena apa, tak lain karena ulah penggila harta dan jabatan yang menggerogoti dananya, hingga mengharuskan para pekerja menggarapnya dengan bahan yang tak sempurna pula.

Parahnya lagi, seiring berjalannya waktu, mereka semakin berani dan seolah tak takut dengan hukum. Lihat saja satu demi satu kecelaan yang terbongkar di gedung-gedung dewan. Salah satunya adalah (yang paling parah) Makelar Kasus atau lebih dikenal dengan sebutan Markus. Hukum dan undang-undang Negara mereka permainkan dan diperjual belikan hanya untuk keperluan pribadi saja. Mereka membawa kabur yang juga bisa dikatakan mencuri uang rakyat dengan santainya menikmati semua itu tanpa harus berurusan dengan KPK, Polisi, atau apalah yang menjadi Pemburu mereka.

Mereka yang menguras beratus-ratus juta, bahkan hingga bermilyar dan bertriliun-triliun uang lolos dari kursi persidangan dengan cara bagi hasil dengan Makelar-Makelar kasus tersebut. Apa sih sebenarnya mau mereka itu ? Mereka mencalonkan diri dengan bekal dan biaya yang tak sedikit sebenarnya ingin memakmurkan dan mensejahterakan rakyat atau justru hanya memburu uang rakyat belaka?

Sampai kapan Negara yang mulai berkurang para penduduk yang menaruh hati dan cintanya jatuh dalam keterpurukan ini ? Sampai kapan para koruptor berbuat seperti itu ? 

Entahlah, akhir zaman sudah mulai menunjukkan wajahnya. Kiamat-kiamat kecil telah terjadi di mana-mana. Semoga saja dalam waktu dekat ini, seiring mulai terungkapnya Makelar Kasus di gedung Dewan, menjadi awal Indonesia kembali bankit menuju kejayaan, Kemakmuran, dan Kesejahteraan. Hidup Indonesia, Brantas Koruptor, Dan Sejahterakan Rakyat !!!