Pages

Subscribe:

Senin, 28 Maret 2011

ikuti Festifal untuk Pertama Kalinya

Pada tanggal 10-Februari 2011 kemarin, jamiyyah al-banjary "eL-Salafy" sukses mengikuti festifal aL-Banjary se-Jatim yang diselenggarakan di PPQ. Nurul Huda, Singosari, Malang.

Meskipun tidak menggodol juara, setidaknya untuk peserta yang baru pertama kali ikut dalam festifal tingkat Jatim sudah menorehkan sedikit gebrakan. Pasalnya, walau tidak bisa memboyong piala, namun nomor urut ke-delapan (8) sudah cukup bagi peserta yang baru melambungkan namanya di seanteri Jatim tersebut.

Minggu, 09 Januari 2011

Lagu Tipe-X Baru !!!

Bagi X-Friend maupun X-Angel's yang belom punya lagu Tipe-X yang "Reuni"
atau "Cinta Jauh"

bisa didapetin dari disini.....

atau dengerin ajjha .....

Oke ,....!??


Salam buat X-Friend's and X-Angel's Seluruh Indonesia ....!!!

Jumat, 17 Desember 2010

Sambut Tahun Baru dengan Pementasan Drama


Salafiyah – Seminggu terakhir sebelum datangnya tahun baru Islam 1432 H (Muharrom), Organisasi bergengsi di Salafiyah, OSMAS, terlihat sibuk mempersiapkan acara tahunan. Yakni PHBI atau Perayaan Tahun Baru Islam.
Walhasil, scedul acara yang mereka susun berjalan sukses dan mulus hampir tanpa halangan. Buktinya, Senin malam kemarin (1 Muharrom) penonton terlihat memadati tempat dimana acara dilangsungkan, Kelas II b dan II c Ibtida’iyyah.
Bahkan, ada juga segelintir santri yang tidak menemukan celah menonton dari dalam ruangan, sampai rela berdiri dan berpanjat-panjatan di atas pagar depan kelas.

Musim Bola, KAMTIB Perketat Keamanan


Gawat, mungkin itu status situasi dipondok kita tercinta ini. Apalagi kalau bukan karena sedang datang musim Bola. Hampir semua Liga yang ada di dunia sedang bergulir saat ini. Mulai dari Eropa hingga Asia.
Dan yang paling menegangkan jika malam rabu dan malam kamis datang. Dimana Liga Champion, ajang bergengsi di Eropa, tersebut sedang dilangsungkan. Keamanan Extra ketat pun diberikan oleh kemanan. Bahkan, statusnya bisa Awas ! (wuih … statuse iso awas koend ! adane Gunung Bromo ae …) itu bisa dilihat dari KaBag perizinan yang membatasi para santri yang hendak keluar selepas roha, atau menjelang Maghrib.

Minggu, 31 Oktober 2010

Santre Ponduk

Allahumma ... (sholawat Nariyah)

bile depak palemangan, santre ponduk a saragaman

ati bunga, mole a kodungan

nutup Aurat a sarungan

Reng Madureh


reng madureh kabenya'an ....

reng madureh kabenya'an lakar keng geh-ogeh
nyama teng-genteng bik reng madureh e beh o beh

reng madureh kabenya'an lakar keng geh-ogeh
nyama teng-genteng bik reng madureh e beh o beh ............... 2x
nyama gus-begus ca' arap ngalak deri qur'an, bik reng madure e pa salbut e pa sal-salan

abdur rohman, Rahman
mun sulaiman, suleman
abdus shomad, shamad
asli ahmad, asmad

Senin, 05 Juli 2010

Dalil Yasinan


Assalamualaikum,

minal aidin wal faizin, ana mau tanya dalil yasinan apa benar cuman dari hadist do’if?
Jawab :


Diantara dalil membaca Surat Yasin untuk orang yang meninggal, hadits Nabi Saw :


اقْرَءُوا يس عَلَى مَوْتَاكُمْ ” رواه ابو داود وصححه ابن حبان
Bacalah yasin kepada orang-orang mati diantara kalian” {HR. Abu Dawud jilid 8/385}, hadist ini disahkan oleh Ibn Hibban.

Senin, 28 Juni 2010

Bid’ah Dholalah, apakah itu ?


Ada beberapa pendekatan yang dilakukan oleh para ulama dalam mendefinisikan bid’ah. Perbedaan cara pendekatan para ulama disebabkan, apakah kata bid’ah selalu dikonotasikan dengan kesesatan, atau tergantung dari tercakup dan tidaknya dalam ajaran Islam. Hal ini disebabkan arti bid’ah secara bahasa adalah : sesuatu yang asing, tidak dikenal pada zaman Rasulullah SAW. Sehingga inti pengertian bid’ah yang sesat secara sederhana adalah: segala bentuk perbuatan atau keyakinan yang bukan bagian dari ajaran Islam, dikesankan seolah-olah bagian dari ajaran Islam, seperti membaca ayat-ayat al-Qur’an atau shalawat disertai alat-alat musik yang diharamkan, keyakinan/faham kaum Mu’tazilah, Qodariyah, Syi’ah, termasuk pula paham-paham Liberal yang marak akhir-akhir ini, dan lain-lain. Imam ‘Izzuddin bin ‘Abdus Salam sebagaimana disebutkan dalam kitab tuhfatul akhwadzi juz 7 hal 34 menyatakan: “Apabila pengertian bid’ah ditinjau dari segi bahasa, maka terbagi menjadi lima hukum :

1. Haram, seperti keyakinan kaum Qodariyah dan Mu’tazilah.
2. Makruh, seperti membuat hiasan-hiasan dalam masjid.
3. Wajib, seperti belajar ilmu gramatikal bahasa arab (nahwu).
4. Sunnah, seperti membangun pesantren atau madrasah.
5. Mubah, seperti jabat tangan setelah shalat.

Minggu, 20 Juni 2010

Memang Harus dikawal Para Ulama’



Pilkada, yang saat ini sedang bergulir, menghadirkan banyak kritik yang tak kalah pedasnya dengan cabe. Terutama di daerah yang terkenal dengan sebutan Kota Santri, Kota Pasuruan. Pasalnya di sana terdapat salah satu pasangan yang “mengikut campurkan” para ulama’ di daerahnya dalam pilkada.
Bukan hanya para masyarakat yang mengeluarkan hardikan “ndek ndi ono kyai melok-melok ngono” (mana ada kyai kok ikutan begitu {pilkada}), sebagian kalangan habaib pun juga mengatakan menyayangkan keikutsertaan para ulama’ yang mendukung salah satu pasangan. Alasannya takutnya hanya pasangannya saja diuntungkan, tak ada kemaslahatan ummat sama sekali.

Kamis, 17 Juni 2010

Tabaruk Dalam Ajaran Islam



Dalam dunia pesantren di tanah air ini, kita sering menjumpai pemandangan di mana para santri saling berebut untuk bisa menghabiskan kopi atau teh dari cangkir sisa gurunya. Fenomena itu lebih dikenal sebagai ngalap berkah. Ngalap berkah adalah salah satu nilai yang diajarkan dalam agama Islam dan bukanlah hal baru, sebab generasi sahabat dan para salaf telah meneladankan tradisi tersebut.
Telah kita ketahui bersama dalam kitab-kitab sirah nabawiyah bagaimana para sahabat berebut untuk mendapatkan tetesan wudhu Baginda Nabi SAW. Beliau SAW tak sekalipun melarang perbuatan itu. Berkah itu sesungguhnya ada, dan bisa diraih lewat perantara orang-orang yang sangat dekat dengan Allah SWT.

Maulid Dalam Al-Qur’an dan Hadits

Rabiul Awal adalah bulan bertabur pujian dan rasa syukur. Di bulan ini, seribu empat ratus tahun silam, terlahir makhluk terindah yang pernah diciptakan Allah SWT.

Namanya Muhammad SAW. Kita patut memujinya, karena tiada ciptaan yang lebih sempurna dari Baginda Nabi SAW. Berkat beliau, seluruh semesta menjadi terang benderang.

Kabut jahiliah tersingkap berganti cahaya yang memancarkan kedamaian dan ilmu pengetahuan. Karena itu kita wajib mensyukuri. Tiada nikmat yang lebih berhak untuk disyukuri dari nikmat wujudnya sang kekasih, Muhammad SAW.

Walau masih ada segelintir muslimin yang alergi dengan peringatan maulid Nabi SAW, antusiasme memperingati hari paling bersejarah itu tak pernah surut. Di seluruh belahan bumi, umat Islam tetap semangat menyambut hari kelahiran Nabi SAW dengan beragam kegiatan, seperti sedekah, berdzikir, shalawat, bertafakkur, atau dengan menghelat seminar-seminar ilmiah, bahkan Rasulullah telah mengawali mereka dan memberikan contoh dengan berpuasa setiap hari kelahiran beliau yaitu hari senin.

Maulid Dalam Al-Qur’an dan Hadits


Rabiul Awal adalah bulan bertabur pujian dan rasa syukur. Di bulan ini, seribu empat ratus tahun silam, terlahir makhluk terindah yang pernah diciptakan Allah SWT.

Namanya Muhammad SAW. Kita patut memujinya, karena tiada ciptaan yang lebih sempurna dari Baginda Nabi SAW. Berkat beliau, seluruh semesta menjadi terang benderang.

Kabut jahiliah tersingkap berganti cahaya yang memancarkan kedamaian dan ilmu pengetahuan. Karena itu kita wajib mensyukuri. Tiada nikmat yang lebih berhak untuk disyukuri dari nikmat wujudnya sang kekasih, Muhammad SAW.

Walau masih ada segelintir muslimin yang alergi dengan peringatan maulid Nabi SAW, antusiasme memperingati hari paling bersejarah itu tak pernah surut. Di seluruh belahan bumi, umat Islam tetap semangat menyambut hari kelahiran Nabi SAW dengan beragam kegiatan, seperti sedekah, berdzikir, shalawat, bertafakkur, atau dengan menghelat seminar-seminar ilmiah, bahkan Rasulullah telah mengawali mereka dan memberikan contoh dengan berpuasa setiap hari kelahiran beliau yaitu hari senin.